RPP
Satuan Pendidikan : MTs An-Nur
Mata Pelajaran : Fiqih
Kelas/Semester : VII/Tujuh)/I (Satu)
Tahun Ajaran : 2013/2014
I.
Standar Kompetensi
1.
Melaksanakan ketentuan Thaharah
(bersuci)
II.
Kompetensi Dasar
1.1 Menjelaskan
macam-macam najis dan tata cara thaharahnya (bersucinya)
III.
Indikator Pembelajaran
1.1.1
Menjelaskan pengertian najis
1.1.2
Mengidentifikasi macam-macam najis
1.1.3
Membedakan najis mukhafafah,
mutawasitah, dan mughlazah
1.1.4
Menentukan macam-macam air
1.1.5
Membandingkan ciri-ciri air mutlak,
mustakmal, makruh, dan mutanajis
1.1.6
Mendemontrasikan cara bersuci dari
najis
IV.
Alokasi Waktu: 2 x 40 Menit
V.
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat
memahami permasalahan najis dan cara mensucikannya
VI.
Materi dan Uraian Materi: Najis
Pengertian
najis adalah: sesuatu yang menempel pada badan, pakaian, dan tempat yang
menyebabkan tidak sahnya seseorang melaksanakan ibadah tertentu.
Macam-macam
najis:
1.
Najis mukhafafah (ringan) contoh
kencing bayi laki-laki yang minum dan makannya asi saja
2.
Najis mutawasitah (sedang) contoh
darah, nanah, kotoran manusia dan binatang dan bangkai
3.
Najis mughalazhah (berat) contoh
anjing dan babi
Cara mensucikan
najis
a.
Najis Mukhafafah; memercikkan air pada
tempat/benda yang terkenal najis
b.
Najis mutawasitah; disucikan sampai
bersih/sampai hilang sifat-sifat najis tersebut seperti; baunya, warnanya, dan
wujudnya (kapan perlu pakai sabun/deterjen)
Macam-macam
air:
a.
Air mutlak, yaitu air yang suci lagi
mensucikan
Contoh: air
hujan, air sumur, air sungai, air laut, air salju, air mata air, dan lain-lain.
b.
Air mustakmal, yaitu air yang suci
tapi tidak dapat mensucikan
Contohnya air
the, air kopi, air kelapa/air buah-buahan lainnya air susu
c.
Air mutanajis, yaitu air bernajis
Contohnya; air
mutlak yang terkena atau masuknya najis seperti; air kena kotoran
binatang/manusia
d.
Air musyammas, yaitu air makruh
contohnya air yang berada pada bejana yang berkarat, air yang terjemur pada
panas matahari
Ciri-ciri dari
macam-macam air:
1.
Air mutlak; air yang belum berubah
salah satu sifatnya (warna, bauk, dan rasa)
2.
Air mustakmal; air sudah terpakai dan
sudah berubah salah satu sifatnya
3.
Air mutanajis; air yang kena najis
yang kurang dari dua kulah
4.
Air musyammas; air yang dipanaskan di
bawah terik matahari, yang terdapat pada bejana yang berkarat.
VII.
Metode/Model Pembelajaran
-
Ceramah
-
Tanya jawab
-
Demonstrasi
-
Pengamatan
VIII.
Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1.
Kegiatan Awal
-
Appersepsi/motivasi
-
Membaca salam
-
Membaca basmalah
-
Melakukan tanya jawab
2.
Kegiatan Inti
-
Menjelaskan pengertian najis
-
Mengidentifikasikan macam-macam najis
-
Menjelaskan perbedaan antara najis
mukhafafah, mutawasitah dan mughalazhah
-
Membandingkan ciri-ciri air mutlak,
mustakmal, makhruh, dan mutanajis
-
Mempraktekkan cara membersihkan najis
3.
Kegiatan Akhir
-
Melakukan refleksi terhadap materi
yang telah dipelajari
-
Guru bersama siswa menyimpulkan materi
yang sudah dipelajari
-
Menyampaikan KD untuk pertemuan minggu
depan
IX.
Sumber Belajar
1.
Sulaiman Rasyid, Fiqh Islam
2.
T. Ibrahim, H. Darsono, Penerapan Fiqh
I, Solo, PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2009
Alat:
-
Spidol
-
Papan Tulis
-
Boneka
-
Gambar seputar macam-macam najis
Bahan:
-
Air, the, kopi, susu, air kelapa
-
Kotoran kambing
-
Gelas plastik
X.
Penilaian
-
Lisan
-
Tulisan,
-
Unjuk kerja
Soal:
1.
Apakah pengertian najis?
2.
Jelaskan macam-macam najis!
3.
Terangkan, beda najis antara najis
mukhafafah, mutawasitah, dan mughalazhah!
4.
Tulislah macam-macam air!
5.
Jelaskan ciri-ciri air mutlak,
mustakmal, mutanajis, dan musyammas!
Padang,
Juli 2013
Kepala MTs An-Nur Padang Guru Mata
Pelajaran Fiqih
Drs. H. SYARIMIN JUPI. ZA BUSRA N, S.Pd.I.
NIP. 195508081988031001
NIP.